Selasa, 01 Juli 2014

saat harus kehilangan keisha salma dhiya untuk selamanya

Kejadiannya tahun 2011 bulan juli. Mungkin sebagian orang ada yang pernah membaca atau menonton beritanya. Sebagai seorang ibu yang mengandung 9bulan, dengan keadaan kehamilan tidak biasa karena terkena syndrom aca. Begitu berat rasanya harus kehilangan keisha, anak keduaku. Tapi Apalah daya kita sebagai hamba Allah.. semua itu titipan Allah, kita tidak memilikinya.. Innalillahi wa Innalillahi roji'un..

Saat itu, keisha diajak ibuku untuk berpuasa di Bandung, kota kelahiraanku. Dan aku dengan ikhlas melepaskan keisha ikut ibuku ke bandung, toh 3 minggu kemudian aku akan menyusul mereka untuk berlebaran di bandung. Aku antar mama dan keisha ke bandara sepinggan balikpapan, aku melihat mereka begitu bahagia. Tidak pernah aku duga, itu pertemuan terakhirku dengan anakku keisha.

Selama 2 minggu keisha di bandung, aku masih bisa berkomunikasi lewat telpon. Tapi kemudian pada selasa pagi, aku tidak bisa menghubungi hp mama, hp papa dan telpon rumah. Sampai seminggu berlalu, aku meminta orang untuk mendobrak rumah mama.. dan Yaa Allah..ternyata mereka sudah Tiada, seseorang telah mendzolimi mereka.

Alhamdulillah tidak perlu waktu 24 jam, pihak kepolisian berhasil menangkap pelakunya. Dan Astagfirullah pelakunya adalah orang yang selama ini tinggal bersama orang tuaku.

keisha, anakku.. mami ikhlas nak.. jangan lupa janji keisha untuk menjemput mami, tapi sekarang mami gak minta dijemput di bandara nak.. mami minta keisha jemput mami di pintu surga ya nak.. titip Salam juga untuk kakakmu aliyah ya sayang. Mami akan selalu merindukan kalian.. cium sayang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar